Tinggal di dalam Kristus bukan sekadar hadir dalam ibadah, tetapi membiarkan firman-Nya membentuk cara kita bekerja, berbicara, dan memperlakukan sesama.
Buah yang baik tidak muncul dari usaha memaksakan diri, melainkan dari hidup yang terus melekat pada Sang Pokok Anggur.
— Majelis Jemaat